Tanda-Tanda Kecil Hari Kiamat Pada Masa Lalu

Tanda-Tanda Sughra (Kecil) :

Sebelum terjadinya hari Kiamat Kubra (besar), terlebih dahulu Allah swt akan memberikan tanda-tanda kedatangannya, agar para hambanya memahami dan lebih yakin.

Wajib bagi kita sebagai umat muslim beriman kepada hari kiamat, bahwa kita i'tiqadkan "Sesungguhnya hari kiamat itu adalah benar (akan terjadi)". 

Tanda-tanda ini akan mendahului terjadinya hari Kiamat dalam masa yang masih cukup panjang/lama, dengan berbagai kejadian-kejadian yang biasa. 

Tanda-tanda kecil ini juga dibagi dalam 3 macam tahapan, yaitu yang terjadi:

1. Pada masa lalu. 
Tanda-tanda ini, telah muncul dan telah berlalu. 
2. Pada masa sekarang
Tanda-tanda ini, telah muncul dan masih berlanjut terus. 
3. Pada masa mendatang. 
Tanda-tanda ini, belum muncul sampai sekarang. 

Tanda-tanda kecil pada masa lalu:

1. Wafatnya Rasulullah saw



"Dari Auf bin Malik, ia berkata: "Saya pernah mendatangi Nabi saw pada saat perang Tabuk, ketika itu beliau berada di kemah yang terbuat dari kulit, beliau bersabda:" Hitunglah ada 6 perkara (yang akan datang) menjelang hari kiamat, yaitu: "Kematianku dan penaklukan Baitul Maqdis." (HR. Al-Bukhari). 

2. Penaklukan/pembebasan Baitul Maqdis:

Penaklukan Baitul Maqdis, terjadi pada masa khalifah Umar bin Khatab r.a yaitu pada tahun 16 H. Beliau berangkat kesana untuk mengamankan dan membersihkannya dari kaum Yahudi dan Nasrani serta merenovasi dan memperluas Masjid Al-Aqsha. 
Sebagaimana sabda Nabi saw seperti diatas:

"Dari Auf bin Malik, ia berkata: "Saya pernah mendatangi Nabi saw pada saat perang Tabuk, ketika itu beliau berada di kemah yang terbuat dari kulit, beliau bersabda:" Hitunglah ada 6 perkara (yang akan datang) menjelang hari kiamat, yaitu: "Kematianku, kemudian penaklukan Baitul Maqdis." (HR. Al-Bukhari). 

3. Timbulnya penyakit Tha'un


Wabah Penyakit

Ibnu Hajar mengatakan: "Pada masa pemerintahan Khalifah Umar bin Khatab r.a terjadi peristiwa menyebarnya wabah penyakit Tha'un didaerah Amwas, setelah penaklukan Baitul Maqdis. 

Berdasarkan catatan para ahli Sejarah, pada tahun 18 H. Terjadi penyebaran wabah penyakit Tha'un (penyakit menular sejenis kolera) di daerah Amwas, yang kemudian menyebar hingga ke Syam (Syiria). Dalam peristiwa itu dari kalangan kaum muslimin saja yang meninggal dunia mencapai kl. 25.000 orang, dan termasuk sahabat utama, yaitu Abu Ubaidah bin Jarrah r.a.

Sebagaimana kelanjutan Hadist tersebut diatas, dari Auf bin Malik r.a ia berkata, bahwa Rasulullah saw bersabda:

"Dari Auf bin Malik, ia berkata: "Saya pernah mendatangi Nabi saw pada saat perang Tabuk, ketika itu beliau berada di kemah yang terbuat dari kulit, beliau bersabda:" Hitunglah ada 6 perkara (yang akan datang) menjelang hari kiamat, yaitu: "Kematian nabi saw, penaklukan Baitul Maqdis,  dan terjadinya penyakit Tha'un....

4. Timbulnya fitnah berawal dari kawasan timur.

Ibnu Hajar mengatakan: "Huru-hara fitnah itu timbul pertama kali dari kawasan Timur, yaitu mulanya terjadi perpecahan dikalangan kaum muslimin, yang dipelopori oleh pengikut-pengikut syaitan, hingga pemahaman tentang agama pun terpecah dan timbul pula berbagai Bid'ah.

Adapun yang dimaksud dengan kawasan Timur, menurut pendapat para ulama adalah: "Irak dan Iran (persia), yang menjadi sumber terjadinya fitnah, hingga menyebar ke berbagai kawasan lainnya.

5. Perang Shiffin.

Perang shiffin adalah peperangan yang terjadi di tepi sungai Eufrat bagian barat, dekat Riqqah, di ujung perbatasan antara Iran dengan Syam (Syiria), pada bulan Dzulhujjah, tahun ke 36 H.

Antara pasukan Khalifah yang sah, yaitu Ali bin Abu Thalib dengan pasukan Khalifah tandingan, yaitu Mu'awiyah bin Abu Sufyan, yang akibatnya kaum Muslimin meninggal dunia dalam peperangan itu mencapai kl. 70.000 orang.

6. Fitnah Bagaikan Gelombang Laut.



Fitnah pada waktu itu bagaikan gelombang laut yang menerpa kaum Muslimin, membuat manusia kebingungan, dan tidak terkecuali para Sahabat, sehingga duduk lebih baik daripada berdiri, dan berjalan lebih baik daripada berlari.

7. Munculnya orang-orang yang mengaku sebagai Nabi (Rasul).

Kelak akan muncul Dajjal-dajjal pendusta, yang mengaku sebagai Nabi dan Rasul, karena hari Kiamat itu tidak akan terjadi, sampai muncul di kemudian hari orang orang yang mengaku sebagai Rasul.

8. Munculnya api di wilayah Hijaz


Munculnya Api Di Wilayah Hijaz

Dari Abu Hurairah: "Bahwasannya Rasulullah saw bersabda:" Tidak akan terjadi hari kiamat, hingga muncul api dari negeri Hijaz, yang (mampu) menerangi leher-leher unta di Bushra. (HR. Al-bukhari dan Muslim).

Imam Nawawi mengatakan didalam Kitab "Syarah Shahih Muslim:

Tentang sabda Nabi saw: "Bushra. Bushra adalah kota yang terkenal di Syam (Syiria), yaitu kota Haura. Jarak antara (Haura) dengan kota Damaskus, sekitar 3 Marhala (kl. 258 km).

9. Perang dengan bangsa turki.



Dari Abu Hurairah r.a dari Nabi saw beliau bersabda: "Hari kiamat tidak akan terjadi hingga kalian memerangi suatu kaum yang sandal mereka terbuat dari rambut (bulu), dan hingga kalian memerangi bangsa turki yang bermata sipit, beewajah kemerah-merahan, dan berhidung pesek, seakan-akan mereka perisai yang ditempa.

Tidak ada komentar untuk "Tanda-Tanda Kecil Hari Kiamat Pada Masa Lalu"

Iklan Tengah Artikel 2