Perpecahan Aqidah (Firqah-Firqah)

Firqah-Firqah (Perpecahan Aqidah) 


Perpecah Aqidah

Jauh sebelum Rasulullah saw telah mengingatkan, bahwa dikemudian hari akan timbul perpecahan aqidah dikalangan umat Islam.

Oleh sebab itu hendaklah berpegang teguh kepada Sunnah Rasul dan Sunnah Khulafaur Rasyidin, sebagaimana yang telah diriwayatkan oleh Al-Irbadh bin Sariyah r.a bahwasanya Rasulullah saw:

"Dan sesungguhnya orang-orang yang hidup sesudahku, akan melihat banyak perselisihan (pendapat), maka hendaklah kalian berpegang teguh kepada Sunnahku dan Sunnah Khalifah-khalifah, dan genggamlah erat-erat... .... (HR: Abu Daud dan At-Tirmidzi)

Dan juga di kemudian hari, akan muncul orang-orang yang berbicara mengenai agama, dan mereka mengeluarkan fatwa-fatwa, tetapi mereka sendiri cepat keluar dari fatwa itu:

"Dari Suwaid bin Ghafalah, ia berkata: "Ali r.a mengatakan: "Apabila aku menceritakan kepada kalian suatu (Hadist) dari Rasulullah saw, maka aku lebih suka jatuh dari langit, daripada aku menceritakan apa yang tidak dikatakan beliau.

Dan apabila aku menceritakan kepada kalian tentang sesuatu yang akan terjadi antara aku dengan kalian, maka sesungguhnya peperangan itu penuh tipu daya.

Aku pernah mendengar Rasulullah saw bersabda: "Pada akhir zaman nanti, akan muncul golongan yang muda-muda, yang berpikiran bodoh, mereka mengatakan perkataan yang baik-baik, dan mereka membacakan (Ayat-ayat) Al-Quran, yang tidak melampui (batas) kerongkongan mereka, mereka keluar cepat dari (norma-norma) agama, sebagaimana anak panah meluncur dari busurnya.

Dan apabila kalian menemui mereka, maka pergilah mereka. Karena sesungguhnya bagi orang yang memerangi mereka, (akan mendapat) pahala disisi Allah nanti pada hari Kiamat. (HR: Ahmad, Al-bukhari, Muslim, Abu Daud dan An-Nasa'i)

Dan juga Rasulullah saw telah mengingatkan, bahwa di kemudian hari umatnya akan terpecah-pecah menjadi 73 golongan (pemahaman agama), sebagaimana terpecah-belahnya kaum Yahudi dan Nashrani. 

"Dari Abu Hurairah: "Bahwasanya Rasulullah saw bersabda: "Telah terpecah-belah kaum Yahudi menjadi: 71 atau 72 aliran, dan kaum Nashrani seperti itu pula. Sedangkan umatku akan terpecah-belah pula menjadi 73 aliran. (HR: At-Tirmidzi). 

Berikut ini adalah nama-nama golongan aqidah yang bertentangan dengan Ahli Sunnah wal Jama'ah sebagai berikut:

  1. Golongan (kaum) Syi'ah. 
  2. Golongan (kaum) Khawarij. 
  3. Golongan (kaum) Murjiah. 
  4. Golongan (kaum) Mu'tazilah. 
  5. Golongan (kaum) Qadariyah. 
  6. Golongan (kaum) Jabariyah. 
  7. Golongan (kaum) Najariyah. 
  8. Golongan (kaum) Musyabbihah. 
  9. Golongan (kaum) Ibnu Taimiyah. 
  10. Golongan (kaum) Wahabiyah. 
  11. Golongan (kaum) Bahaiyah. 
  12. Golongan (kaum) Ahmadiyah. 
Di kemudian hari golongan-golongan tersebut terpecah menjadi beberapa aliran. KH. Sirajudin Abbas didalam kitab "Bughyatul Mustarsyidin, membagi golongan-golongan itu menjadi 73 aliran, sebagai berikut:

1. Kaum Syi'ah, menjadi ... ... ... ...  22 aliran.
2. Kaum Khawarij, menjadi ... ... .. 20 aliran.
3. Kaum Murjiah, menjadi ... ... ... .. 5 aliran.
4. Kaum Mu'tazilah, menjadi ... .... 20 aliran.
5. Kaum Qadariyah, menjadi ... ... .. 1 aliran.
6. Kaum Jabariyah, menjadi ... ... ...  1 aliran.
7. Kaum Najariyah, menjadi ... ... ... 3 aliran.

Jumlah keseluruhan ... ... ... ... ... ... ..  72 aliran

Maka apabila ditambah dengan "Ahlu Sunnah wal Jama'ah, maka semuanya menjadi 73 aliran. 





Tidak ada komentar untuk "Perpecahan Aqidah (Firqah-Firqah) "

Iklan Tengah Artikel 2